Para pelajar mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah seperti Bali,
Minang, Jawa, dan Aceh. Pakaian yang mereka kenakan tersebut
merefleksikan keberagaman suku di Indonesia. Namun demikian, perbedaan
itu justru melahirkan persamaan tujuan yang disampaikan melalui ikrar
Sumpah Pemuda.
Sementara itu Wabup Yusuf, dalam amanahnya yang membacakan sambutan
Menteri Pemuda dan Olah Raga mengajak para pemuda untuk membekali diri
dengan kreatifitas dalam menyongsong masa depan. Sebab dengan
kreatifitas, peluang ekonomi bisa terbuka lebar . “Namun kreatifitas
perlu dibekali dengan ilmu pengetahuan yang memadai agar mampu bersaing
didunia global,” kata Wabup.
Wabup juga berpesan kepada para pemuda untuk mempersiapkan diri dalam
menghadapi pergaulan di era globalisasi. Namun Wabup mengingatkan agar
identitas dan jati diri sebagai bangsa Indonesia tetap dipertahankan
dalam pergaulan antar bangsa. “ Kita harus siap untuk bekerja sama di
pentas internasional,” ajak Wabup.
Pada upacara tersebut sekaligus diserahkan penghargaan kepada SMKN 1
Banyuwangi yang mendapatkan penghargaan tingkat propinsi Jawa Timur
dengan kategori pusat pelayanan publik dengan kategori baik
0 komentar:
Posting Komentar