Dalam sambutannya, Menpora menyampaikan
bahwa pihaknya berharap agar Tuhan yang maha kuasa senantiasa
menganugerahkan kedamaian, kesejahteraan, kasih sayang dan berkah
melimpah di negeri kita ini. Hendaklah pula kita bersyukur, karena
pemuda Indonesia terus tumbuh berkembang mengisi hari ini dan membangun
masa depan bangsa dengan karya, kreativitas serta semangat kemajuan dan
kebersamaan.
Peringatan hari sumpah pemuda ke-84
tahun ini, mengangkat tema "Dengan sumpah pemuda, kita mantapkan
kemandirian, kreativitas dan identitas kebangsaan menuju komunitas
ASEAN 2015". Tema tersebut membawa pesan bahwa kita semua, khususnya
para pemuda perlu memantapkan tekad untuk terus menerus mempertahankan
kemandirian dan kreativitas serta membangun identitas kebangsaan yang
lebih kokoh dan bermartabat.
Tekad tersebut telah dipraktikkan dalam
kehidupan sehari-hari sehingga bangsa indonesia mampu menapak jalan
sejarahnya sesuai dengan nilai-nilai sumpah pemuda, Pancasila, dan UUD
1945. Seperti diketahui, pada tahun-tahun sebelumnya, Kementerian
Pemuda dan Olahraga telah mencanangkan dan mengupayakan gerakan
kemandirian dalam berwirausaha. Hal ini mendapat sambutan yang berharga
sehingga tampak ada gairah dalam kehidupan pemuda untuk mengembangkan
kegiatan berwirausaha dan berbagai usaha industri kreatif sehingga
secara langsung hal ini ikut meningkatkan perkembangan makro kinerja
masyarakat dan pemuda Indonesia.
Di samping itu, Kementerian Pemuda dan
Olahraga juga telah mengelola secara terus menerus upaya-upaya
pembangunan karakter yang berkelanjutan sebagai bagian dari pekerjaan
rumah tangga bangsa Indonesia menuju masa depan yang berkepribadian
tangguh, patriotik, dan menjunjung tinggi nasionalisme. Agenda tersebut
ditunjang dengan berbagai program seperti program pemuda pelopor dalam
berbagai bidang kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
Semangat kita untuk menuju masa depan
yang lebih menggairahkan tersebut telah dilakukan oleh berbagai
organisasi kepemudaan dalam naungan KNPI. Hal itu paling tidak tampak
dari bersatunya berbagai elemen dan unsur kepemudaan tersebut pada 28
Oktober 2011. Kita berharap gerakan sinergis tersebut menjadi modal
besar bagi bangsa Indonesia untuk tetap dan terus bersama-sama membangun
nilai-nilai persaudaraan, kegotongroyongan, serta memantapkan identitas
diri bangsa dalam menghadapi masa depan yang semakin mengglobal,
plural, dan multikultural.
Itulah sebabnya, dalam kesempatan ini
kami juga menghimbau agar berbagai elemen dan unsur kepemudaan
mempersiapkan pelaksanaan UU kepemudaan yang akan mulai diberlakukan
secara penuh pada tahun 2013. Hal ini penting agar berbagai elemen dan
unsur kepemudaan dapat menyesuaikan diri dengan baik serta
menjalankannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Praktik
pelaksanaan UU kepemudaan tersebut sangat berarti karena diharapkan
menjadi pedoman bersama dalam peri kehidupan berpolitik, bersosial,
berekonomi, dan berbudaya, sebagai bagian dari satu landasan hukum
serta etik dalam kehidupan kepemudaan di indonesia.
Seperti telah dicanangkan pula, bahwa
pada tahun 2015 kita memasuki era Komunitas ASEAN 2015, yang meliputi
komunitas keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. Era komunitas ASEAN 2015
tersebut mau tidak mau mengharuskan kita untuk mampu bekerja sama
secara terbuka dalam mengelola arus barang, jasa maupun orang, dan
menuntut kesiapan kita untuk dapat bekerja sama dengan berbagai
komunitas negara anggota ASEAN.
Untuk itu, tentu saja kita perlu
mengantisipasi tantangan kerja sama komunitas tersebut secara lebih
kreatif dan bertanggungjawab. Disinilah letak peran pemuda dalam
mengembangkan kreativitas tersebut agar sejalan dengan tuntutan
nilai-nilai baru komunitas internasional yang meliputi sekitar 600 juta
orang se-ASEAN. Nilai-nilai baru yang perlu diantisipasi tersebut
antara lain berkaitan dengan sistem komunikasi, pengelolaan struktur
kerja sama, pengakuan terhadap perbedaan budaya dan gaya hidup, tentu
saja semua itu berdasarkan etik emansipatif dan kesederajatan. Kita
harus terbuka terhadap globalisasi, tetapi tetap memiliki prinsip
yaitu, identitas kebangsaan Indonesia harus tetap berkembang dalam
pergaulan antar bangsa.
Kita tahu bahwa kreativitas tidak muncul
begitu saja. Kreativitas selayaknya diperjuangkan dan didapatkan dalam
berbagai usaha yang jujur, berdisiplin tinggi, dan kerja keras yang
tak mengenal lelah. Kreativitas yang handal juga perlu didukung oleh
ilmu pengetahuan yang memadai. Itulah sebabnya, dalam kesempatan ini,
kami menghimbau dan mengajak para pemuda untuk tidak mengenal lelah
mengakumulasi ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya, agar kreativitas yang
akan kita kembangkan kelak dapat dihargai dan berharga bagi masyarakat
dunia.
Kreativitas juga penting dalam menjalin
kerja sama komunitas regional (ASEAN) karena kreativitas membuka peluang
bagi kita untuk berpikir dan mengerjakan hal-hal baru di masa depan.
Hal ini kami percayakan sepenuhnya kepada generasi muda untuk membangun
generasinya secara lebih canggih dan berdaya guna. Hal yang pasti harus
kita miliki adalah semangat dan jiwa sumpah pemuda lah yang menjadi
inspirasi untuk membangun kesadaran kolektif bangsa guna meningkatkan
kualitas dan daya saing pemuda dengan tetap menjaga eksistensinya dalam
percaturan global.
Pemuda dalam kehidupan global akan tetap
menjadi eksis apabila menunjukkan sebuah kapasitas kemandirian dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam berbagai kegiatan. Akhir
kata, saya mengucapkan selamat memperingati hari sumpah pemuda ke-84
tahun 2012. Kiranya spirit sumpah pemuda 1928 tetap mengilhami kita
semua dalam tugas-tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Jayalah
pemuda Indonesia.
0 komentar:
Posting Komentar