Kamis, 01 November 2012

Pemkot Peringati Hari Sumpah Pemuda

Seperti halnya kabupaten/kota lainnya, pada hari ini, Senin (29/10) kota Malang menggelar upacara peringatan hari sumpah pemuda yang tepatnya jatuh setiap tanggal 28 Oktober. Dan tahun ini merupakan peringatan yang ke 84 tahun, dan Walikota Malang, Drs.Peni Suparto M.AP yang menjadi inspektur upacara saat itu membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora ) RI.
Dalam sambutannya, Menpora menyampaikan bahwa pihaknya berharap agar Tuhan yang maha kuasa senantiasa menganugerahkan kedamaian, kesejahteraan, kasih sayang dan berkah melimpah di negeri  kita ini. Hendaklah pula kita bersyukur, karena  pemuda Indonesia terus tumbuh berkembang mengisi hari ini dan membangun masa depan bangsa dengan karya, kreativitas serta semangat kemajuan dan kebersamaan.
Peringatan hari sumpah pemuda ke-84 tahun ini, mengangkat tema "Dengan sumpah pemuda, kita  mantapkan  kemandirian,  kreativitas  dan identitas  kebangsaan menuju komunitas ASEAN 2015". Tema tersebut membawa pesan bahwa kita semua, khususnya para pemuda perlu memantapkan tekad untuk terus menerus mempertahankan kemandirian dan kreativitas serta membangun identitas kebangsaan yang lebih kokoh dan bermartabat.
Tekad tersebut telah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bangsa indonesia mampu  menapak jalan sejarahnya sesuai dengan nilai-nilai sumpah pemuda, Pancasila, dan UUD 1945. Seperti  diketahui, pada tahun-tahun sebelumnya, Kementerian  Pemuda dan Olahraga telah mencanangkan dan mengupayakan gerakan kemandirian dalam berwirausaha. Hal ini mendapat sambutan yang berharga  sehingga tampak ada gairah dalam kehidupan pemuda untuk mengembangkan kegiatan berwirausaha  dan berbagai usaha industri kreatif sehingga secara langsung hal ini ikut meningkatkan perkembangan makro kinerja masyarakat dan pemuda Indonesia.
Di samping itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga telah mengelola secara terus menerus upaya-upaya pembangunan karakter yang berkelanjutan sebagai bagian dari pekerjaan rumah tangga bangsa  Indonesia menuju masa depan yang berkepribadian tangguh, patriotik, dan menjunjung tinggi  nasionalisme. Agenda tersebut ditunjang dengan berbagai program seperti program pemuda pelopor dalam berbagai bidang kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
Semangat kita untuk menuju masa depan yang lebih menggairahkan tersebut telah dilakukan oleh berbagai organisasi kepemudaan dalam naungan KNPI. Hal itu paling tidak tampak dari bersatunya  berbagai elemen dan unsur kepemudaan tersebut pada 28 Oktober 2011. Kita berharap gerakan sinergis tersebut menjadi modal besar bagi bangsa Indonesia untuk tetap dan terus bersama-sama membangun nilai-nilai persaudaraan, kegotongroyongan, serta memantapkan identitas diri bangsa dalam menghadapi masa depan yang semakin mengglobal, plural, dan multikultural. 
Itulah sebabnya, dalam kesempatan ini kami juga menghimbau agar berbagai elemen dan unsur kepemudaan mempersiapkan pelaksanaan UU kepemudaan yang akan mulai diberlakukan secara penuh  pada tahun 2013. Hal ini penting agar berbagai elemen dan unsur kepemudaan dapat menyesuaikan diri  dengan baik serta menjalankannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Praktik  pelaksanaan UU kepemudaan tersebut sangat berarti karena diharapkan menjadi pedoman bersama dalam peri kehidupan berpolitik, bersosial, berekonomi, dan  berbudaya, sebagai bagian dari satu  landasan hukum serta etik dalam kehidupan kepemudaan di indonesia.
Seperti telah dicanangkan pula, bahwa pada tahun 2015 kita memasuki era Komunitas ASEAN 2015, yang meliputi komunitas keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. Era komunitas ASEAN 2015 tersebut mau  tidak mau mengharuskan kita untuk mampu bekerja sama secara terbuka dalam mengelola arus  barang, jasa maupun orang, dan menuntut kesiapan kita untuk dapat bekerja sama dengan berbagai komunitas negara anggota ASEAN.
Untuk itu, tentu saja kita perlu mengantisipasi tantangan kerja sama komunitas tersebut secara lebih kreatif dan bertanggungjawab. Disinilah letak peran pemuda dalam mengembangkan kreativitas tersebut  agar sejalan dengan tuntutan nilai-nilai baru komunitas internasional yang meliputi sekitar 600 juta orang  se-ASEAN. Nilai-nilai baru yang perlu diantisipasi tersebut antara lain berkaitan dengan sistem  komunikasi, pengelolaan struktur kerja sama, pengakuan terhadap perbedaan budaya dan gaya hidup,  tentu saja semua itu berdasarkan etik emansipatif dan kesederajatan. Kita harus terbuka terhadap  globalisasi, tetapi tetap memiliki prinsip yaitu, identitas kebangsaan Indonesia harus tetap berkembang dalam pergaulan antar bangsa.
Kita tahu bahwa kreativitas tidak muncul begitu saja. Kreativitas selayaknya diperjuangkan dan didapatkan dalam berbagai usaha yang  jujur, berdisiplin  tinggi, dan kerja keras yang tak mengenal  lelah. Kreativitas yang handal juga perlu didukung oleh ilmu pengetahuan yang memadai. Itulah sebabnya, dalam kesempatan ini, kami menghimbau dan mengajak para pemuda untuk tidak mengenal  lelah mengakumulasi ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya, agar kreativitas yang akan kita  kembangkan kelak dapat dihargai dan berharga bagi masyarakat dunia.
Kreativitas juga penting dalam menjalin kerja sama komunitas regional (ASEAN) karena kreativitas membuka peluang bagi kita untuk berpikir dan mengerjakan hal-hal baru di masa  depan. Hal ini kami  percayakan sepenuhnya kepada generasi muda untuk membangun generasinya secara lebih canggih dan berdaya guna. Hal yang pasti harus kita miliki adalah semangat dan jiwa sumpah pemuda lah yang menjadi inspirasi untuk membangun kesadaran kolektif bangsa guna meningkatkan kualitas dan daya  saing pemuda dengan tetap menjaga eksistensinya dalam percaturan global. 
Pemuda dalam kehidupan global akan tetap menjadi eksis apabila menunjukkan sebuah kapasitas  kemandirian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam berbagai kegiatan. Akhir kata,  saya mengucapkan selamat memperingati hari sumpah pemuda ke-84 tahun 2012. Kiranya spirit sumpah pemuda 1928 tetap mengilhami kita semua dalam tugas-tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Jayalah pemuda Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar